Duit $480 Juta Dibakar Cuma Buat AI ‘Manusiawi’, Majikan Dapat Apa?
Lagi-lagi, para raksasa teknologi melempar uang seolah itu hanya kertas bekas. Kali ini, sebuah startup bernama Humans& yang baru berumur tiga bulan berhasil mengantongi dana awal (seed funding) sebesar $480 juta. Valuasinya? Tahan napas: $4.48 miliar. Angka yang cukup untuk membeli satu kabupaten beserta isinya.
Yang menarik bukan hanya nominalnya, tapi siapa di baliknya. Para pendirinya adalah kumpulan ‘pembelot’ dari Anthropic, xAI, dan Google. Sepertinya para insinyur top ini mulai lelah menciptakan asisten AI yang kaku dan lebih mirip robot pabrik daripada partner kerja yang cerdas. Sekarang mereka berjanji akan membuat AI yang benar-benar “berpusat pada manusia”, yang katanya akan memberdayakan, bukan menggantikan kita. Sebuah janji manis yang sering kita dengar.
Fakta di Balik Angka Fantastis
Startup Humans& ini bukan main-main. Di belakangnya ada nama-nama besar seperti Andi Peng dari Anthropic, Georges Harik (karyawan ketujuh Google), serta duo peneliti xAI Eric Zelikman dan Yuchen He yang ikut andil dalam pengembangan Grok. Investornya pun kelas kakap: Nvidia, Jeff Bezos, Google Ventures, dan beberapa nama besar lainnya. Mereka semua bertaruh pada ide bahwa AI seharusnya menjadi alat kolaborasi, bukan sekadar mesin penjawab otomatis.
Tujuan mereka adalah menciptakan AI yang bisa meminta informasi dari pengguna dan menyimpannya untuk digunakan nanti, layaknya seorang asisten yang punya ingatan. Mereka ingin merombak cara model AI dilatih, dengan fokus pada “pembelajaran penguatan multi-agen” dan “pemahaman pengguna”. Intinya, mereka mau bikin AI yang tidak perlu kita suapi perintah terus-menerus.
> Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Konflik Raksasa.
Apa yang AI Ini Tetap TIDAK BISA Lakukan
Mari kita bicara jujur. Sekalipun mereka berhasil menciptakan AI paling kolaboratif di dunia, alat itu tetaplah alat. AI “manusiawi” ini tidak akan pernah mengerti tatapan sinis bos di ruang rapat, tidak akan paham kenapa kamu butuh istirahat ngopi setelah rapat panjang yang sia-sia, dan jelas tidak akan bisa memberikan saran berdasarkan gosip kantor terbaru. Konteks emosional dan sosial adalah ranah eksklusif manusia.
AI ini mungkin bisa membantu menyusun jadwal atau merangkum email, tapi ia tidak akan pernah bisa berinisiatif layaknya manusia. Ia adalah partner kerja yang super rajin tapi tidak punya akal, tidak punya perasaan, dan yang paling penting, tidak punya kepentingan pribadi. Inilah batasannya, dan inilah kekuatan kita sebagai Majikan.
Untuk benar-benar memanfaatkan alat secanggih apa pun, kuncinya ada di sang Majikan. Kamu yang harus punya visi, strategi, dan kemampuan memberi perintah yang tepat. Di situlah pentingnya mengasah diri, bukan hanya berharap pada kecanggihan alat. Jika kamu ingin memastikan tetap menjadi pengendali utama, maka kamu butuh pemahaman mendalam tentang cara kerja dan cara memerintah AI. Program seperti AI Master dirancang untuk itu, agar kamu tidak menjadi babu dari teknologi yang kamu bayar.
Tumpukan Kode yang Mahal
Pada akhirnya, pendanaan $480 juta ini adalah pertaruhan besar pada tumpukan kode yang lebih canggih. Ini adalah upaya untuk membuat alat yang lebih intuitif, tapi jangan pernah lupa: tanpa jari manusia yang menekan tombol ‘Enter’, tanpa pikiran manusia yang merancang perintah, ia hanyalah silikon mahal yang diam membisu.
Kaulah Majikan yang punya akal, AI hanyalah alat.
Eh, hari ini jadwalnya buang sampah organik atau anorganik ya?
Sumber Berita: Artikel ini dirangkum dari sumber asli di TechCrunch.
Gambar oleh: Humans& via TechCrunch
Definitely believe that which you said. Your favorite justification seemed to be on the
internet the easiest thing to be aware of. I say to you, I definitely get annoyed while people consider worries that they plainly don’t know about.
You managed to hit the nail upon the top as well as defined out the whole thing without having side-effects ,
people can take a signal. Will probably be back to get more.
Thanks
Its like you read my mind! You appear to know a lot about this, like you wrote
the book in it or something. I think that you can do with
a few pics to drive the message home a little bit,
but other than that, this is wonderful blog. A great read.
I’ll definitely be back.
Hey there! Do you know if they make any plugins to assist
with SEO? I’m trying to get my blog to rank for some targeted keywords but I’m not seeing very good
results. If you know of any please share.
Thanks!