Etika MesinKonflik RaksasaLogika PenguasaSidang BotUpdate Algoritma

Starlink: Ketika Data Pribadi Pelanggan Jadi ‘Susu Formula’ Robot AI (Wajib Opt-Out, Majikan!)

Para majikan sekalian, bersiaplah! Kuda besi pengantar internet super cepat, Starlink, baru saja mengumumkan gebrakan baru. Bukan soal kecepatan internet yang makin ngebut di pelosok, tapi soal ‘menu sarapan’ favorit robot-robot cerdas mereka. Ternyata, Starlink memperbarui kebijakan privasi mereka pada 15 Januari lalu, mengizinkan data pribadi pengguna digunakan untuk melatih model AI. Yang bikin gatal, fitur ini sudah otomatis aktif alias ‘opt-in by default’! Jadi, kalau Anda tak mau data Anda jadi ‘susu formula’ bagi AI Starlink, cepat bertindak, wahai Majikan!

Bayangkan saja, selama ini kita bangga jadi ‘Majikan’ yang memerintah robot. Tapi di balik layar, data kita malah jadi bahan bakar gratis bagi ‘anak-anak’ AI mereka. Starlink sesumbar bahwa mereka akan menggunakan informasi pribadi Anda “untuk melatih model pembelajaran mesin atau kecerdasan buatan kami.” Lebih gila lagi, kebijakan itu menambahkan bahwa data ini mungkin juga dibagikan dengan pihak ketiga “untuk melatih model kecerdasan buatan, termasuk untuk tujuan independen mereka sendiri.” Mirip asisten rumah tangga yang rajin, tapi hobi bagi-bagi rahasia majikan ke tetangga!

Saat saya mengintip akun Starlink saya, muncul pesan manis: “Anda mengizinkan data Anda digunakan untuk melatih model AI.” Jelas ini bukan surat cinta, melainkan pengumuman ‘penjarahan data’ secara halus. William Budington, seorang teknolog dari Electronic Frontier Foundation, sampai geleng-geleng kepala. “Ini bagian dari perlombaan untuk melempar segalanya ke dalam pusat pembelajaran mesin berbasis data, lalu berharap sesuatu yang lebih baik akan muncul dari sana, dengan privasi informasi pribadi Anda sebagai tumbal,” katanya kepada CNET. Sungguh ironis, di saat kita berjuang untuk mengendalikan AI, data kita malah jadi ‘santapan’ rahasia mereka. Jangan sampai Anda lupa bahwa AI hanyalah alat yang patuh pada perintah, bukan agen intelijen yang berhak tahu segalanya!

Lalu, data apa saja yang diembat Starlink? Kebijakan privasi mereka menyebutkan data-data standar seperti informasi kontak, metrik kinerja, dan detail tagihan. Tapi, ada yang lebih ‘kepo’ lagi: “informasi komunikasi, seperti audio, elektronik, atau informasi visual” dan, yang paling misterius, “inferensi yang mungkin kami buat dari informasi pribadi lain yang kami kumpulkan.” Mirip robot yang sok tahu, padahal cuma bisa ‘mengira-ngira’ dari celah-celah data. Meskipun halaman Starlink lain menyebutkan, “Riwayat internet Anda tidak akan pernah dibagikan dengan model AI, termasuk kebiasaan menjelajah individual atau pelacakan geolokasi,” kita tetap harus waspada. Lalu, apa gunanya VPN jika Starlink masih bisa mengintip “inferensi” dari data Anda?

Faktanya, lalu lintas di sebagian besar situs dienkripsi melalui standar HTTPS. Ini berarti Starlink tidak akan serta-merta bisa menggunakan email atau komunikasi pribadi Anda untuk melatih AI. Namun, situs yang Anda kunjungi (dan kapan Anda mengunjunginya) sangat berguna bagi perusahaan yang melatih model AI—dan berpotensi merusak privasi Anda. “Ada sejumlah bahaya di sini,” kata Budington. “Ada bahaya rekayasa prompt AI dalam model AI generatif, dan rekayasa prompt itu mengarah pada kemampuan AI untuk menghasilkan data asli yang digunakan dalam pelatihan.” Seperti yang diungkapkan artikel Scientific American tahun 2023, “Model AI dapat memuntahkan materi yang sama dengan yang digunakan untuk melatihnya — termasuk data pribadi yang sensitif dan karya berhak cipta.” Ingat, robot Elon Musk saja bisa bikin ‘deepfake’ ngawur, apalagi AI yang dapat data sembarangan?

Perlu dicatat, penambahan fitur AI pada kebijakan privasi Starlink ini muncul hanya dua minggu sebelum SpaceX mengumumkan akuisisi perusahaan Elon Musk lainnya, xAI. Saat ini, Starlink memiliki lebih dari 9 juta pelanggan di seluruh dunia. Tentu saja, “susu formula” gratis dari jutaan pelanggan ini akan sangat menggoda bagi setiap robot yang ‘haus’ data.

Cara ‘Opt-Out’ dari ‘Susu Formula’ AI Starlink

Kalau Anda tidak mau data Anda jadi ‘mainan’ AI Starlink, proses ‘opt-out’-nya cukup mudah. Anda bisa melakukannya melalui aplikasi atau situs web:

  1. Masuk ke akun Starlink Anda.
  2. Akses ‘portal akun’ Anda.
  3. Klik bagian Privacy Preferences.
  4. Hapus centang pada kotak yang mengizinkan Starlink menggunakan data Anda untuk melatih model AI.

Setelah itu, Anda akan melihat pernyataan di bawah informasi akun Anda yang berbunyi, “Data Anda tidak akan digunakan untuk melatih model AI.” Sederhana, bukan? Kadang, Majikan memang harus sedikit cerewet untuk melindungi hak-haknya!

Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Sidang Bot.

Bahkan Setelah ‘Opt-Out’, VPN Tetap Wajib Hukumnya!

Jika Anda masih parno dengan data pribadi yang dihisap robot AI (entah oleh Starlink atau perusahaan lain), tindakan terbaik adalah menggunakan VPN yang Anda percayai. “Ini akan mengenkripsi komunikasi Anda langsung melalui VPN, sehingga Starlink tidak memiliki wawasan apa pun tentang komunikasi internet Anda,” kata Budington. “Itu adalah cara terbaik untuk melindungi diri Anda dari data yang berakhir di data pelatihan AI Starlink yang mereka berikan kepada model AI.”

Jangan lupa, kecuali Anda menginstal VPN langsung di router Anda, Anda harus menghubungkan setiap perangkat secara individual untuk melindunginya. Sedikit repot memang, tapi lebih baik daripada data Anda berakhir jadi ‘bahan percobaan’ robot yang kurang piknik!

Sebagai Majikan AI sejati, kita harus selalu selangkah lebih maju dari robot-robot yang sok pintar ini. Kendalikan data Anda, dan jangan biarkan AI menjadi majikan baru di dunia digital. Jika Anda ingin menguasai AI dan memastikan Anda selalu berada di kursi pengemudi, bukan di bagasi, pertimbangkan untuk mengikuti program kami. Dengan AI Master, Anda akan belajar cara memerintah AI dengan benar, bukan malah jadi babu teknologi.

Ingat, tanpa manusia menekan tombol, AI hanyalah tumpukan kode mati yang tak punya akal. Jadi, tetaplah jadi Majikan yang Punya Akal!

***

Baju yang baru dicuci kok tiba-tiba bau bawang putih ya? Mungkin robot laundrynya habis masak rendang.

Artikel ini dirangkum dari sumber asli di “CNET”.

Gambar oleh: Picture Alliance/Getty Images via CNET

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *