Siri Sekarang Bisa Pilih Otak AI Sendiri? Ini Kabar Baik Buat Majikan iPhone!
Akhirnya! Apple, si perusahaan yang hobi sekali mengunci ekosistemnya rapat-rapat, dikabarkan mulai sedikit melonggarkan borgolnya. Berita terbaru dari Bloomberg menyebutkan bahwa pembaruan iOS 27 akan memungkinkan para majikan (alias pengguna iPhone, iPad, dan Mac) memilih sendiri asisten AI pihak ketiga mana yang ingin mereka tancapkan ke Siri. Bayangkan, Siri Anda bisa pakai otak Google Gemini atau bahkan Anthropic Claude! Ini seperti punya asisten rumah tangga yang selama ini kaku, tiba-tiba bisa diajak kerja sama dengan tetangga sebelah yang lebih gesit dan punya banyak kenalan.
Sistem baru yang kabarnya disebut “Extensions” ini berarti Anda tak lagi harus pasrah dengan jawaban-jawaban ala kadarnya dari Siri versi lama. Anda bisa mengaktifkan atau menonaktifkan chatbot sesuai selera, sama seperti bagaimana Siri sekarang sudah punya koneksi rahasia dengan ChatGPT dari OpenAI. Jika selama ini Anda merasa Siri kurang “pintar” dalam beberapa hal, ini adalah kesempatan emas untuk memberinya les privat dari berbagai pakar AI yang berbeda. Ini adalah langkah maju yang sangat signifikan, mengingat sejarah Apple yang selalu ingin segalanya di bawah kendali penuh mereka. Mungkin mereka sadar, tidak semua hal bisa dikerjakan sendiri dengan sempurna, bahkan oleh sistem yang paling “sempurna” sekalipun.
Kabar ini juga semakin diperkuat dengan terkuaknya kerja sama Apple dengan Google yang dimulai Januari lalu untuk memperkuat Siri. Bahkan, ada laporan dari The Information yang menyebutkan bahwa Apple akan menggunakan Gemini untuk melatih model AI mereka yang lebih kecil. Ini menunjukkan bahwa bahkan raksasa teknologi seperti Apple pun pada akhirnya mengakui keunggulan kompetitor dalam bidang tertentu. Ingat, AI itu alat, tapi alat yang mana yang paling tajam dan efisien, itu urusan Majikan yang punya akal.
Namun, jangan senang dulu. Meskipun ini kabar baik, kita perlu ingat bahwa AI tetaplah AI. Dia tidak punya emosi, tidak punya rasa malu, dan kadang-kadang masih perlu “disuruh” berkali-kali sampai paham. Jadi, meskipun Siri Anda nanti bisa pilih otak AI sendiri, tetaplah Anda, sang Majikan, yang harus tahu cara memberi perintah yang paling efektif. Jangan sampai malah jadi pusing sendiri karena terlalu banyak pilihan AI yang ngeles. Untuk itu, kami di Majikan AI selalu menekankan pentingnya menguasai teknik prompt yang benar. Agar AI Anda tidak “kurang piknik”, Anda sebagai majikan juga harus lebih cerdas. Untuk membantu Anda mengendalikan AI, bukan sebaliknya, kami merekomendasikan AI Master. Program ini dirancang khusus agar Anda tetap menjadi Majikan, bukan babu teknologi.
Apple diperkirakan akan membeberkan detail lebih lanjut tentang sistem operasi terbarunya ini pada Worldwide Developers Conference yang akan dimulai 8 Juni mendatang. Jadi, bersiaplah untuk lebih banyak fitur baru yang mungkin akan membuat hidup Anda sedikit lebih mudah, atau setidaknya, lebih “interaktif”.
Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Update Algoritma.
Sebagai Majikan AI, Anda harus selalu ingat: AI mungkin punya otak super canggih, tapi remote control-nya tetap ada di tangan Anda. Kalau tidak ditekan tombolnya, paling-paling cuma jadi pajangan mahal.
Artikel ini dirangkum dari sumber asli di “The Verge”.
Gambar oleh: Allison Johnson via The Verge