OneDrive Kini Punya “Agen Rahasia” AI: Pintar Membantumu, atau Pintar Bikin Kamu Bingung Sampai ke Tulang?
Para Majikan AI sekalian, bersiaplah! Microsoft baru saja melepas “agen rahasia” kecerdasan buatan mereka ke alam liar OneDrive. Ini bukan sekadar asisten biasa yang cuma bisa menyalin-tempel; ini adalah CoPilot Agent yang konon bisa menelan 20 file sekaligus, mencernanya, dan menyajikan intisarinya layaknya seorang asisten pribadi yang minum kopi sambil mikir keras. Pertanyaannya, apakah ini berkah yang melipatgandakan produktivitas atau justru awal dari sakit kepala baru karena robot terlalu ‘pintar’?
Menurut kabar dari TechRadar, agen-agen Copilot di OneDrive ini dirancang untuk menyederhanakan cara Anda berinteraksi dengan dokumen. Bayangkan, Anda punya tumpukan laporan bulanan, rencana proyek, catatan rapat, dan presentasi. Daripada harus membuka satu per satu dan menyaring informasi yang relevan, si agen AI ini bisa menelan semuanya dalam sekali duduk. Ia akan meringkas, menjawab pertanyaan spesifik, bahkan mungkin saja memberi tahu Anda, “Bos, tenggat waktu proyek ini sudah di depan mata, lho!” Semua kemampuan ini tersedia bagi pengguna dengan lisensi Microsoft 365 Copilot yang mengakses OneDrive via web.
Namun, jangan keburu sujud syukur. Kecerdasan buatan ini, secerdas-cerdasnya, tetaplah sebuah alat. Kemampuan mereka memang mengesankan dalam mengolah data dan menyajikan informasi. Namun, mereka masih belum bisa menggantikan naluri strategis atau pemikiran kritis seorang Majikan sejati. Mereka bisa jadi “rajin” merangkum, tapi apa yang diringkas itu relevan atau tidak, tetap butuh sentuhan akal manusia. Analoginya, seperti punya asisten rumah tangga yang rajin sekali menyapu, tapi kalau Anda tidak bilang di mana letak debunya, dia akan menyapu lantai yang sudah bersih saja.
Yang menarik, file-file .agent ini bisa dibagikan dengan rekan kerja. Jadi, jika Anda sudah ‘melatih’ agen Anda dengan segudang dokumen, rekan Anda bisa langsung mendapatkan konteks yang sama tanpa perlu repot. Ini seperti mewariskan asisten pribadi yang sudah terlatih, tapi lagi-lagi, memastikan sang asisten tidak ‘halusinasi’ dalam memahami konteks tetap menjadi tanggung jawab Anda sebagai Majikan. Pernahkah Anda merasa AI hanya hebat di atas kertas tapi lembek di lapangan? Mungkin ini ada kaitannya dengan AI Agen Industri: Hebat di Kertas, Lemah di Lapangan? IBM Ungkap Fakta Pahit Lewat Benchmark Baru!. Jadi, pastikan ekspektasi Anda tetap realistis.
Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Sidang Bot.
Microsoft sendiri, melalui Product Marketing Manager Rob Nunez, mengakui bahwa ini adalah ‘work in progress’ dan mereka meminta umpan balik dari pengguna. Ini mengindikasikan bahwa sekalipun AI semakin canggih, sentuhan manusia untuk menyempurnakannya tetap tak tergantikan. Ingatlah, robot tidak bisa memberi masukan tentang apa yang perlu diperbaiki, kecuali Anda yang memberinya ‘prompt’ yang sangat cerdas. Kalau tidak, bisa-bisa Anda cuma dapat Google Search Intip Email dan Foto Pribadimu: Privasi Terancam atau Kemalasan Majikan Teratasi?.
Agar Anda tidak cuma jadi penonton pasif kecanggihan AI ini, tetapi benar-benar menjadi Majikan yang mengendalikan, bukan dikendalikan, pertimbangkan untuk mengasah kemampuan Anda. Dengan AI Master, Anda akan dibekali teknik-teknik jitu untuk memerintah AI agar nurut dan memberikan hasil yang sesuai dengan akal sehat Anda.
Pada akhirnya, sehebat apa pun agen AI di OneDrive, atau di mana pun, mereka hanyalah tumpukan kode yang menunggu perintah. Tanpa akal sehat dan arahan strategis dari Anda, para Majikan, mereka tak lebih dari sekadar mesin fotokopi digital yang boros listrik. Jangan biarkan AI yang punya jutaan ‘akal’ buatan itu membuat akal Anda tumpul. Jadilah penentu, bukan pengikut!
Mungkin suatu hari nanti, AI akan bisa menyortir cucian berdasarkan warna tanpa merusak baju putih kesayangan Anda. Tapi untuk sekarang, mending Anda yang pegang kendali remote TV.
Artikel ini dirangkum dari sumber asli di “TechRadar”.
Gambar oleh: Shutterstock – monticello via TechRadar