NotebookLM: Asisten AI Google yang Anti ‘Ngibul’ (Karena Majikan yang Baik Tahu Cara Memberi Batasan!)
Para Majikan AI sekalian, pernahkah Anda merasa lelah dengan asisten digital yang sok tahu? Yang, begitu ditanya sedikit, langsung mengarang bebas dari ‘samudra internet’ dan berakhir dengan halusinasi tingkat tinggi? Tenang, Google mungkin baru saja menemukan ‘obat’ untuk dilema klasik ini, dan namanya NotebookLM. Bayangkan asisten yang patuh, yang hanya akan bicara berdasarkan data yang Anda berikan. Sebab, AI hanyalah alat, dan Anda, Majikan yang punya akal, berhak menentukan batasan ilmunya.
NotebookLM ini pada dasarnya adalah perpustakaan pribadi Anda, tapi dengan ‘penjaga perpustakaan’ berotak AI. Dulu, mungkin kita mengenal ‘Project Tailwind’ yang sekadar bisa menjawab pertanyaan dari dokumen yang diunggah. Sekarang? Jangan kaget. Ia sudah lulus ‘sekolah’ lebih tinggi. Mulai dari dokumen Word, rekaman suara, video YouTube, hingga tautan web, semua bisa dilahap mentah-mentah oleh NotebookLM. Hasilnya? Ia akan merangkum, menjawab pertanyaan, bahkan mengubahnya jadi presentasi, panduan belajar, atau ringkasan audio layaknya podcast!
Yang paling bikin geleng-geleng kepala (positif, tentunya) adalah filosofi di baliknya: NotebookLM hanya akan berbicara berdasarkan sumber yang Anda berikan. Jika sumber Anda tidak mengandung jawabannya, ia tidak akan mengarang indah, apalagi berselancar di internet mencari ‘kebenaran alternatif’. Ketika saya bertanya, “Berapa 2 + 2?” pada sebuah catatan riset tentang AI, ia dengan jujur menjawab, “Sumber yang diberikan tidak mengandung informasi mengenai matematika atau penjumlahan 2 ditambah 2.” Sebuah kejujuran yang langka di dunia AI saat ini. Banyak asisten AI lain yang masih perlu ‘sekolah adab’ agar tidak mudah berhalusinasi.
Fitur andalan seperti ‘Audio Overview’ bisa mengubah catatan kuliah atau laporan rapat panjang menjadi episode podcast yang mudah dicerna, lengkap dengan dua ‘host’ AI berkarakter. Ini cocok sekali bagi para Majikan yang lebih suka belajar sambil menyetir atau mencuci piring.
Lalu, untuk siapa sebenarnya NotebookLM ini? Jawabannya: untuk para Majikan yang ingin lebih mengendalikan arus informasi. Baik Anda mahasiswa yang butuh asisten belajar anti-nyontek, profesional yang ingin merangkum laporan setebal kamus, atau kreator konten yang butuh ‘teman diskusi’ yang patuh, NotebookLM bisa jadi penyelamat. Bahkan, ia bisa mengubah rekaman telepon resep gulai nenek menjadi presentasi PowerPoint lengkap dengan kutipan kocak. Bayangkan, robot bisa mengerti konteks humor!
Tapi, seperti semua hal berbau Google, ada harga yang harus dibayar: privasi. Meskipun Google berkoar bahwa data di NotebookLM tidak digunakan untuk melatih model AI mereka, akal sehat kita tetap wajib waspada. Toh, kita semua tahu betapa ‘kepo’-nya Google dengan data pribadi. Bagi Majikan yang paranoid (dan itu wajar!), ada alternatif open-source bernama Open Notebook, meskipun setup-nya lebih ribet dan fiturnya masih ‘kurang piknik’.
Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Sidang Bot.
Bicara soal kontrol, NotebookLM ini sangat cocok dengan filosofi kami di Majikan AI: AI itu alat, kitalah Majikannya. Jika Anda ingin benar-benar menguasai bagaimana AI memberikan hasil yang presisi dan sesuai keinginan Anda, bukan sebaliknya, mungkin sudah saatnya Anda melatih AI Master untuk memastikan Anda tetap Majikan, bukan babu teknologi. Atau, jika Anda sering berkutat dengan ide-ide kreatif dan ingin menghemat biaya talent, Creative AI Pro bisa menjadi solusi untuk membuat konten profesional secara mandiri.
Singkatnya, NotebookLM ini adalah bukti bahwa AI bisa menjadi asisten yang sangat, sangat praktis. Tapi ingat, Majikan sekalian, secanggih apa pun robot itu, tanpa sentuhan jari Anda di keyboard atau perintah dari akal sehat Anda, ia hanyalah tumpukan kode mati yang tak punya inisiatif. Jadi, teruslah jadi Majikan yang punya akal, jangan sampai ‘terbabu-i’ oleh kecerdasan buatan.
Mungkin, setelah ini, saya akan menyuruh NotebookLM menganalisis kenapa cucian di rumah selalu menumpuk di hari Jumat.
Artikel ini dirangkum dari sumber asli di ‘CNET’.
Gambar oleh: Joseph Maldonado via CNET