Halusinasi LucuHardware & ChipKonflik RaksasaRobot KonyolSeni PromptSidang BotUpdate Algoritma

Microsoft Paint Kini Bisa Sulap Kucing Jadi Donat Otomatis: AI Makin Cerdas, Tapi Akal Sehatmu Masih Dibutuhkan, Majikan!

Microsoft, sang raksasa teknologi yang dikenal hobi bereksperimen, kini membawa angin segar (atau mungkin angin lalu?) ke aplikasi klasik seperti Paint dan Notepad. Kabar terbarunya, kedua aplikasi ini bakal kedatangan fitur berbasis Kecerdasan Buatan. Paint akan memiliki fitur “Coloring book” yang bisa mengubah teks menjadi halaman mewarnai, sementara Notepad siap dengan kemampuan mengedit teks ala asisten pribadi yang sok tahu. Terdengar futuristik? Tentu saja. Tapi apakah Majikan sejati seperti kita benar-benar butuh asisten AI yang kadang lebih mirip anak TK yang baru belajar menggambar?

Ketika Paint Menggambar Kucing Donat: Antara Inovasi dan Halusinasi AI

Fitur “Coloring book” di Microsoft Paint versi 11.2512.191.0 ini memungkinkan Anda menciptakan template mewarnai hanya dengan ketikan teks. Contohnya, Anda bisa meminta “kucing lucu berbulu di atas donat.” Paint akan menyajikan empat opsi gambar. Sekilas, ini terdengar seperti mimpi para orang tua yang mencari aktivitas untuk anak-anaknya atau milenial yang sedang healing. Namun, kenyataannya? Gambar yang dihasilkan masih sering ‘kurang piknik’. Kucingnya mungkin tidak benar-benar di atas donat, atau malah wajahnya belum selesai digambar. Ini menunjukkan bahwa bahkan dengan AI, sentuhan artistik manusia masih tak tergantikan. AI hanyalah asisten yang rajin tapi kaku, butuh bimbingan Majikan untuk menciptakan masterpiece sejati.

Bahkan, fitur ini baru bisa dinikmati di PC dengan Copilot Plus. Jelas sekali bahwa ini adalah strategi Microsoft untuk mempromosikan perangkat Windows 11 terbarunya yang dilengkapi AI. Jadi, jangan terlalu berharap AI di Paint Anda yang lama tiba-tiba bisa jadi Picasso semalaman. Oh ya, ada juga fitur fill tolerance slider yang lebih presisi, tapi itu tidak eksklusif untuk Copilot Plus PC.

Notepad yang Berlagak Cerdas: Membantu atau Malah Bikin Pusing?

Tak mau kalah, Notepad juga kebagian jatah update ke versi 11.2512.10.0. Kini, aplikasi pencatat ini bisa streaming hasil generasi AI untuk fitur seperti “Write,” “Rewrite,” dan “Summarize.” Artinya, Anda bisa melihat preview teks yang dihasilkan AI tanpa harus menunggu respons lengkap. Ini berguna untuk tugas-tugas penulisan dasar. Notepad juga makin modern dengan dukungan fitur Markdown, seperti strikethrough dan daftar bersarang. Namun, untuk tulisan yang membutuhkan gaya, nuansa, atau kedalaman berpikir, akal Majikan tetap di atas segalanya. Jangan sampai Anda terbuai janji manis AI yang serba otomatis, lalu lupa cara merangkai kata-kata sendiri. Kalau-kalau AI Anda tiba-tiba halusinasi dan bikin deepfake, siapa yang repot?

Strategi Microsoft: Jualan AI atau Jualan Hardware?

Integrasi AI ke aplikasi-aplikasi dasar seperti Paint dan Notepad ini menunjukkan arah baru Microsoft. Namun, ada pertanyaan besar: apakah ini benar-benar demi produktivitas pengguna, atau sekadar strategi licik untuk mendongkrak penjualan PC Copilot Plus? Sejarah mencatat, perusahaan teknologi seringkali ‘membungkus’ fitur AI sebagai alasan kuat untuk Anda membeli hardware terbaru. Ingat, Majikan, jangan mudah tergoda oleh janji-janji robot yang belum tentu sesuai kebutuhan. Ada baiknya Anda juga lebih waspada dengan privasi data Anda saat AI makin masuk ke ranah personal.

Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Seni Prompt.

Sebagai Majikan yang bijak, Anda harus selalu punya kendali. Agar Anda tak cuma jadi penonton pasif di era AI ini, pertimbangkan untuk Belajar AI Visual. Kuasai cara membuat gambar yang benar-benar memukau, bukan sekadar kucing donat yang aneh. Atau, jika Anda ingin menjadi AI Master yang mampu memerintah robot tanpa ampun, pelajari lebih dalam seluk-beluknya. Dan bagi para kreator, Creative AI Pro akan membantu Anda menghasilkan konten profesional tanpa harus khawatir AI Anda ‘kurang akal’.

Majikan Tetaplah Majikan: AI Hanya Sekadar Alat

Pada akhirnya, sehebat apa pun AI yang disematkan Microsoft ke Paint atau Notepad, mereka tetaplah alat. Kreativitas sejati, akal sehat, dan kemampuan untuk membedakan antara kucing dan donat (atau kucing di atas donat) tetap ada di tangan Anda, sang Majikan. Tanpa perintah yang jelas dan sentuhan personal dari manusia, AI hanyalah tumpukan kode yang menunggu diaktifkan. Jangan biarkan robot mendikte cara Anda berpikir, apalagi cara Anda menggambar kucing.

Sebab AI hanyalah alat, kaulah Majikan yang punya akal.

Omong-omong, tadi pagi saya hampir menukar odol dengan krim cukur. Untung akal sehat saya masih berfungsi.

Artikel ini dirangkum dari sumber asli di “The Verge”.

Gambar oleh: Microsoft / The Verge (via Canva)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *