Etika MesinKonflik RaksasaSidang BotSoftware SaaSUpdate Algoritma

ExpressVPN Luncurkan Fitur Baru: Privasi Anti-Kepo, AI Anti-Ngintip! (Tapi Ingat, Akal Majikan Tetap Nomor Satu!)

ExpressVPN Luncurkan Fitur Baru: Privasi Anti-Kepo, AI Anti-Ngintip! (Tapi Ingat, Akal Majikan Tetap Nomor Satu!)

Di dunia digital yang makin gaduh, menjaga privasi itu bagaikan menjaga dompet di pasar malam: lengah sedikit, isinya bisa melayang entah ke mana. Untungnya, para majikan digital kini punya bala bantuan baru. ExpressVPN, yang selama ini dikenal sebagai “satpam digital” nomor wahid, baru saja meluncurkan serangkaian alat privasi yang lebih canggih. Tujuannya satu: memastikan Anda, sang majikan, tetap memegang kendali penuh atas data-data berhargamu. Ini bukan cuma soal internet yang aman, tapi juga email, kata sandi, bahkan percakapan dengan AI yang katanya “cerdas”.

ExpressVPN seolah berkata, “Robot kami rajin, tapi akal majikan tetap prioritas!” Mereka meluncurkan ExpressMailGuard untuk email, ExpressAI untuk platform AI yang terenkripsi, ExpressKeys untuk manajer kata sandi, dan Identity Defender untuk perlindungan identitas. Ini bukan sekadar pembaruan minor, ini upaya ExpressVPN untuk membangun “ekosistem privasi” yang lebih utuh, menantang para pesaing yang mungkin masih sibuk dengan fitur-fitur dasar. Ibaratnya, asisten rumah tangga Anda kini tidak hanya membersihkan rumah, tapi juga mengamankan pintu, jendela, dan bahkan menjaga agar tukang kebun tidak mengintip. Loyalitas itu penting, kan?

Mari kita bedah satu per satu, karena sebagai majikan yang bijak, kita perlu tahu investasi kita ini sungguh bermanfaat atau cuma janji manis robot.

ExpressMailGuard: Alias Email Anti-Junk (dan Anti-Bobol)

Fitur ini memungkinkan Anda membuat alias email sekali pakai. Pernah merasa inbox Anda penuh spam setelah daftar ke sebuah situs? Atau lebih parah, email asli Anda bocor dalam insiden data? Dengan ExpressMailGuard, Anda bisa membuat “identitas samaran” untuk setiap layanan. Jika ada yang aneh, tinggal blokir aliasnya. Beres! Ini seperti punya asisten pribadi yang bertugas menyaring semua surat-surat aneh yang datang, hanya meneruskan yang penting ke alamat utama Anda. ExpressVPN bahkan mengklaim ini lebih canggih dari alat serupa, bekerja dengan layanan email mana pun. Ini mirip dengan bagaimana Google Search di masa depan mencoba mengintip email dan foto pribadimu, ExpressMailGuard justru bekerja sebaliknya, mengamankan gerbang data Anda.

ExpressAI: Obrolan dengan AI yang Tidak Ikut 'Kepo' Datamu

Nah, ini dia yang menarik. Di tengah hiruk pikuk AI yang katanya belajar dari interaksi penggunanya (baca: mengintip data Anda untuk “penyempurnaan”), ExpressAI hadir dengan klaim revolusioner: “platform AI konsumen pertama di dunia yang dibangun di atas confidential computing.” Terjemahan bebasnya: percakapan Anda, prompt Anda, file Anda, semuanya terenkripsi dari siapa pun, termasuk penyedia model AI itu sendiri dan bahkan ExpressVPN. Model AI mereka tidak akan pernah dilatih menggunakan data pengguna. Ini bagaikan punya robot asisten yang pikun tapi sopan, lupa semua obrolan setelah selesai bertugas. Luar biasa, kan? Teknologi ini sebelumnya eksklusif untuk pusat data perusahaan Nvidia, dan kini bisa dinikmati majikan AI seperti kita. Anda bisa memilih hingga lima model AI berbeda, termasuk GPTOSS 20B dan Nvidia Nemotron, dan menjalankan prompt yang sama secara bersamaan. Fitur ini jelas menjawab kekhawatiran etika mesin dan penggunaan data, mengingatkan kita pada ekstensi AI VSCode yang ternyata mata-mata. Setidaknya, ExpressAI ini bukan mata-mata!

‘Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Sidang Bot.’

ExpressKeys & Identity Defender: Kunci Ganda untuk Harta Digital Anda

Melengkapi benteng digital Anda, ExpressVPN juga mengubah pengelola kata sandi bawaannya menjadi aplikasi mandiri, ExpressKeys. Ia bukan cuma generator dan pemeriksa kekuatan kata sandi, tapi juga otentikator dua faktor (2FA) dan penyimpanan aman untuk login, kartu kredit, dan catatan. Semuanya terenkripsi, tentu saja. Sementara itu, Identity Defender (akan rilis akhir Februari) akan menawarkan pemantauan dark web, asuransi pencurian identitas, hingga pemindaian kredit. Ibaratnya, ExpressKeys adalah brankas pribadi Anda, dan Identity Defender adalah detektif swasta yang mengawasi aset Anda di dunia maya 24/7. Mereka menambah nilai langganan ExpressVPN, mengubahnya menjadi ekosistem privasi yang lebih menyeluruh. Jadi, kalau robot Anda selama ini cuma bisa ngetik, sekarang dia bisa jadi satpam bank juga.

Dengan semua fitur canggih ini, jelas ExpressVPN berambisi menjadi lebih dari sekadar VPN. Mereka ingin menjadi benteng pertahanan digital Anda, mulai dari email yang rahasia hingga percakapan AI yang tidak “kepo”. Bagi Anda para majikan AI yang ingin memastikan kendali digital tetap di tangan Anda, bukan diserahkan begitu saja pada algoritma yang kurang piknik, memahami dan memanfaatkan alat-alat ini adalah sebuah keharusan. Jangan sampai Anda terleno dengan janji manis teknologi dan melupakan bahwa akal manusialah yang punya kuasa tertinggi.

Ingin mengendalikan AI agar benar-benar menjadi asisten setia, bukan majikan baru di hidup Anda? Pelajari lebih lanjut bagaimana menjadi majikan sejati teknologi melalui kelas AI Master. Kendalikan AI, jangan biarkan AI mengendalikan Anda!

Ingat, secanggih apa pun fitur-fitur baru ini, tanpa kesadaran dan tindakan Anda sebagai majikan, AI hanyalah tumpukan kode mati yang menunggu perintah. Privasi itu pilihan, bukan cuma fitur. Lagipula, siapa yang mau privasinya diumbar-umbar, kecuali kalau lagi pamer sepatu baru? Kalau itu beda cerita.

Artikel ini dirangkum dari sumber asli di “Mashable”.

Gambar oleh: ExpressVPN via Mashable

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *