AI MobileGizi DigitalHardware & ChipKonflik RaksasaSidang Bot

Dreame Bukan Lagi Cuma Tukang Sedot Debu Biasa: Ini Mega Korporasi AI Baru yang Bikin Raksasa Teknologi Ketar-Ketir!

Dulu, mendengar nama Dreame, yang terlintas di benak Majikan mungkin hanyalah robot penyedot debu yang rajin menyapu lantai saat Anda sedang asyik rebahan. Tapi, lupakan citra itu sekarang. Setelah ‘pamer otot’ besar-besaran di CES 2026, Dreame kini datang dengan ambisi yang lebih besar: menjadi penguasa tunggal di seluruh pelosok rumah pintar Anda. Dari dapur hingga kamar tidur, mereka ingin AI-nya mengendalikan segalanya. Siapkah Anda menjadi Majikan di tengah invasi teknologi ini?

Perusahaan asal Tiongkok ini, yang didirikan pada tahun 2015 dan merupakan bagian dari Xiaomi Ecological Chain (meskipun bukan induknya), telah membuat gebrakan signifikan. Dreame, yang juga pemilik merek robot vacuum Mova, kini menatap pasar yang jauh lebih luas dari sekadar kebersihan lantai.

Apa Saja yang Dibuat Dreame? Semuanya, Sepertinya.

Jika Anda mengenal Dreame dari perburuan robot penyedot debu terbaik atau alat penata rambut duplikat Dyson Supersonic, Anda tidak salah. Mereka memang jago di ranah itu. Produk-produk seperti Dreame Aqua10 Ultra Roller yang memiliki daya hisap 30.000 Pa sukses mengungguli banyak pesaing, bahkan sang raja lama Roborock. Robot vacuum Dreame X60 Max Ultra yang mungil juga menunjukkan inovasi dengan cahaya proaktif pendeteksi kotoran, membuat Dyson robot vacuum terlihat seperti perlu banyak piknik.

Namun, yang membuat alis terangkat di CES 2026 adalah ekspansi mereka yang gila-gilaan. Dreame meluncurkan berbagai kategori produk baru: mulai dari peralatan dapur (mesin pencuci piring, oven, kulkas, bahkan kulkas FizzFresh dengan sistem minuman bersoda!), AC pintar, cincin pintar dan jam tangan pemantau kesehatan, TV mini LED, kacamata AI, kamera aksi AI, masker terapi cahaya merah, hingga pembersih udara khusus hewan peliharaan. Mereka bahkan punya lini perangkat rumah pintar bernama Navo Home yang mencakup kunci pintar dan kamera keamanan. Jangan lupakan pemotong rumput robot dan pembersih kolam robot yang juga ikut di-upgrade. Ini bukan lagi sekadar pabrik vacuum, tapi seperti Samsung dan Dyson digabung, ditambah sedikit sentuhan Oura dan Meta!

Timothy Beck Werth, Editor Teknologi Mashable, sampai “terkejut dengan banyaknya produk yang dipamerkan.” Reaksi serupa datang dari penjuru internet, dan Dreame sukses menyabet lebih dari 50 penghargaan di CES. Ini menunjukkan bahwa mereka serius ingin membangun “ekosistem pintar seluruh rumah.”

Ketika AI Canggih Bertemu Layanan Pelanggan yang “Butuh Sekolah”

Dengan semua kecanggihan itu, Majikan pasti berpikir Dreame adalah merek yang sempurna. Eits, jangan buru-buru. Layaknya asisten rumah tangga yang terlalu rajin tapi kadang bikin kesal, Dreame punya satu kelemahan fatal: layanan pelanggan mereka yang masih perlu banyak belajar.

Kualitas produk Dreame memang tidak diragukan. Mereka transparan soal proses pengujian robot vacuum di blog resmi dan video demonstrasi yang ketat. Namun, di dunia maya, diskusi mengenai layanan pelanggan Dreame ibarat cerita horor. Pengguna Reddit melabeli pengalaman mereka sebagai “mimpi buruk,” “teror murni,” dan “neraka murni.” Keluhan umum meliputi waktu tunggu respons yang lama dan percakapan tanpa ujung dengan chatbot yang kurang piknik. Satu anekdot meringkasnya dengan baik: “Saya suka produk mereka, tapi layanannya benar-benar mengerikan untuk harga yang kami bayar.” Ini jadi pengingat bahwa sebagus-bagusnya algoritma, AI masih membutuhkan sentuhan dan empati manusia, terutama saat Majikan sedang kesal.

Meskipun Dreame telah beroperasi lebih dari satu dekade dan mulai membuka toko fisik di AS serta menjual produknya di Amazon, Target, Best Buy, dan Walmart, masalah layanan pelanggan ini bisa menjadi batu sandungan besar. Mengingat merek raksasa seperti Samsung pun masih memiliki keluhan serupa, ini adalah PR besar bagi Dreame jika ingin disamakan dengan para pemain lama di berbagai kategori produk.

Kendalikan Ekosistemmu, Jangan Sampai Dia Mengendalikanmu!

Ekspansi Dreame ini adalah sinyal bahwa teknologi rumah pintar akan semakin terintegrasi. Sebagai Majikan, ini berarti Anda punya lebih banyak pilihan untuk mengotomatisasi hidup Anda. Namun, ingatlah bahwa kunci dominasi digital bukan pada seberapa banyak gadget yang Anda miliki, tapi seberapa baik Anda menguasai mereka.

Jika Anda merasa kewalahan dengan semua perangkat pintar dan AI yang bertaburan, mungkin sudah saatnya “Kendali AI Master” untuk menguasai setiap sudut rumah Anda. Atau, jika Anda tertarik dengan kecanggihan visual AI seperti yang ada di kacamata dan kamera aksi Dreame, “Belajar AI | Visual AI” bisa jadi jalan ninja Anda untuk tidak kalah canggih dari robot.

AI dan segala pernak-perniknya hanyalah alat. Fungsi utamanya adalah membantu pekerjaan Anda, bukan menambah daftar masalah. Jangan sampai robot-robot canggih ini malah bikin hidup Anda lebih ribet hanya karena layanan pelanggan mereka seperti robot yang belum di-upgrade otaknya. Anda, manusia dengan akal dan emosi, tetaplah penguasa tertinggi di rumah Anda.

‘Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Sidang Bot.’

Artikel ini dirangkum dari sumber asli di “Mashable”.
Gambar oleh: Dreame; Mashable composite via TechCrunch

P.S. Jangan lupa cek, apakah kulkas Anda sudah bisa membuat kopi sendiri. Kalau belum, berarti masih butuh Majikan yang mengoperasikannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *