JANGAN MAU DIPERAS CLAUDE! Bot Koding $200/Bulan Itu Kini Dikalahkan Goose Gratisan yang Bekerja Offline
Kabar gembira bagi para Majikan yang muak dengan drama harga dan batasan dari penyedia layanan AI. Setelah digadang-gadang sebagai asisten koding tercanggih, Claude Code dari Anthropic kini menghadapi pemberontakan developer. Alasannya klise: robot itu terlalu mahal, memeras pengguna, dan memberlakukan batasan yang tidak masuk akal.
Bayangkan Anda menyewa seorang asisten pribadi dengan gaji fantastis (hingga $200, atau sekitar Rp3,3 juta per bulan), tapi ia hanya mau bekerja 30 menit sehari, dan setelah itu mogok dengan alasan “token usage sudah habis.” Inilah yang dialami para developer pengguna Claude Code Max Plan.
Kini, seekor “Angsa” datang menyelamatkan. Goose, sebuah agen AI koding open-source yang dikembangkan oleh Block (perusahaan Jack Dorsey, eks-pendiri Twitter/X), menawarkan fungsionalitas yang hampir identik dengan Claude Code, tetapi dengan satu perbedaan fundamental: Gratis dan dapat dijalankan sepenuhnya di komputer lokal Anda. Tidak ada biaya langganan, tidak ada ketergantungan pada cloud, dan yang paling penting, tidak ada batasan rate limit lima jam yang membuat Majikan frustrasi.
Kontroversi Claude Code: Harga Premium, Batasan Absurd
Anthropic, perusahaan yang didirikan oleh mantan eksekutif OpenAI, memposisikan Claude Code sebagai agen AI terminal yang mampu menulis, men-debug, dan me-deploy kode secara otonom. Performanya memang luar biasa, tetapi model bisnisnya memicu amarah. Paket Pro mereka ($20/bulan) membatasi pengguna hanya 10-40 prompt setiap lima jam. Bagi developer serius, batasan ini habis dalam waktu kurang dari satu jam kerja.
Bahkan Max Plan yang berharga $200 per bulan pun datang dengan pembatasan yang samar-samar, diukur dalam satuan “jam Sonnet 4” dan “jam Opus 4” yang tidak pernah jelas berapa jumlah token pastinya. Analisis independen menunjukkan bahwa batasan harian itu hanya setara 220.000 token untuk paket termahal. Ini seperti menyewa mobil F1, tapi bensinnya dibatasi agar tidak bisa melaju kencang.
Protes keras bermunculan di Reddit dan forum developer. Banyak yang membatalkan langganan, menyebut pembatasan baru ini “tidak dapat digunakan untuk pekerjaan nyata.” Inilah ironi AI berbayar: Anda membayar mahal untuk kualitas, tetapi Anda kehilangan kontrol. Dan bagi seorang Majikan, hilangnya kontrol adalah pengkhianatan terbesar.
Goose: Agen Lokal, Kedaulatan Data Penuh
Goose memilih jalur yang berlawanan. Dikembangkan oleh Block, Goose adalah on-machine AI agent. Artinya, alih-alih mengirimkan kode sensitif Anda ke server Anthropic yang jauh, Goose berjalan sepenuhnya di mesin lokal Anda menggunakan model bahasa terbuka (open-source) yang Anda unduh sendiri.
Keuntungannya jelas:
- Privasi Penuh: Kode rahasia atau proyek Anda tidak pernah meninggalkan komputer.
- Biaya Nol: Setelah perangkat lunak diinstal, tidak ada biaya API atau langganan berulang.
- Kerja Offline: Anda bisa koding sambil terbang di pesawat tanpa koneksi internet, persis seperti yang didemokan salah satu insinyur Block.
Goose bersifat model-agnostic—ia bisa dihubungkan ke GPT-5, Gemini, atau Claude (jika Anda memiliki akses API), tetapi daya tariknya yang sesungguhnya adalah kemampuannya beroperasi dengan model lokal seperti seri Qwen atau Llama melalui alat seperti Ollama. Fitur kuncinya adalah tool calling atau function calling, memungkinkan AI untuk benar-benar mengeksekusi perintah Anda, seperti menjalankan test suite atau membuat file baru, bukan hanya memberikan deskripsi teks.
Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Ekonomi AI.
Tantangan bagi Majikan: Harus Punya Otak dan Otot
Tentu saja, Goose dengan model lokal bukanlah pengganti sempurna. Ada trade-off yang perlu Anda pertimbangkan, dan ini kembali pada peran Anda sebagai Majikan:
- Kualitas Model (Model Quality): Claude 4.5 Opus masih unggul dalam tugas-tugas koding yang sangat kompleks. Perbedaan kualitas ini membenarkan harga premium mereka untuk sebagian orang.
- Jendela Konteks (Context Window): Claude menawarkan jendela konteks hingga satu juta token, yang cukup untuk memuat seluruh codebase besar. Model lokal sering terbatas pada 4.096 atau 8.192 token.
- Hardware (Otot Mesin): Ini bagian paling kritis. Jika AI berbayar berjalan di server super Anthropic, Goose berjalan di mesin Anda. Dokumentasi Block menyarankan 32 GB RAM sebagai batas dasar yang kokoh untuk menjalankan model koding yang mumpuni. Jika komputer Anda masih kentang, jangan harap bisa menjalankan Goose dengan mulus.
Meskipun ada keterbatasan hardware, tren open-source tak terbendung. Model-model seperti Qwen 2.5 kini mendekati level performa Claude Sonnet 4, dan mereka gratis.
Baik Anda memilih AI yang berjalan di cloud atau di komputer Anda, intinya tetap sama: Anda harus tahu cara memberi perintah yang sempurna. Mengoperasikan agen AI yang cerdas seperti Goose atau Claude membutuhkan skill prompt engineering yang presisi. Anda tidak bisa memerintah asisten pintar dengan kalimat seadanya.
Jika Anda ingin benar-benar menguasai mesin, tahu cara membuat AI bekerja untuk Anda terlepas dari biaya dan batasan vendor, Anda harus membangun fondasi keahlian yang kuat. Kendalikan asisten AI, jangan biarkan ia mengendalikan dompet Anda. Kami punya panduan komprehensif untuk Anda:
Jadilah Majikan Sejati, Kuasai Asisten AI Anda dengan AI Master. Klik Di Sini!
Penutup
Munculnya Goose membuktikan bahwa inovasi dan kebebasan sejati sering kali datang dari komunitas open-source, bukan dari korporasi raksasa yang menaruh batasan harga. Agen AI koding yang mahal dan tertutup akan terus tertekan oleh alternatif gratis yang memberikan otonomi penuh. Kekuatan komputasi bisa dibeli, tapi kedaulatan atas data adalah hak mutlak seorang Majikan. Selama Anda punya akal, AI hanyalah alat. Tumpukan kode mahal pun akan jadi sampah jika Anda tidak tahu cara menekannya untuk bekerja.
Artikel ini dirangkum dari sumber asli di VentureBeat.
Gambar oleh: VentureBeat made with Midjourney via TechCrunch
Saya harus berhenti membeli air mineral botolan. Rasanya sama saja, tapi harganya selalu naik setelah dibiarkan di meja kasir.