Gizi DigitalHardware & ChipSidang Bot

Asus ExpertBook Ultra 2026: Laptop AI Paling Ngebut, Bisakah Ia Menggantikan Akalmu?

Bayangkan punya asisten super cepat yang bisa mengurus semua data, presentasi, bahkan edit video sambil kamu menikmati kopi (yang AI belum bisa bikin). Asus ExpertBook Ultra 2026 datang membawa janji itu. Dengan otak Intel Core Ultra 7X dan GPU Intel Arc B390M, laptop ini bukan cuma ganteng di luar, tapi juga buas di dalam. Tapi ingat, secanggih-canggihnya alat, yang megang kendali tetap kamu, si Majikan yang punya akal.

Laptop ini dirancang untuk eksekutif yang butuh performa tanpa kompromi. Ia siap melahap semua tugas kerja, dari presentasi PowerPoint yang membosankan hingga sesi editing video 4K yang bikin laptop lain megap-megap. Dan yang paling gila, SSD-nya itu lho, kecepatannya bikin data terbang! Semua ini ditenagai oleh ‘otot’ AI yang ditanam langsung di hardware, bukan cuma numpang di cloud.

AI Super Cepat, Tapi Akal Manusia Tetap Terdepan

Asus ExpertBook Ultra 2026 dibekali prosesor Intel Core Ultra 7X terbaru dan GPU terintegrasi Intel Arc B390M. Jangan remehkan GPU terintegrasi ini; performanya jauh melampaui ekspektasi. Ini bukan cuma tentang angka benchmark yang tinggi, tapi bagaimana semua aplikasi esensialmu bisa berjalan super mulus, bahkan ketika disiksa dengan beban kerja berat.

Poin utamanya ada di Intel NPU (Neural Processing Unit) yang terintegrasi. Ini dia ‘otak’ AI-nya. NPU ini khusus menangani tugas-tugas AI seperti fitur Copilot di Windows, penghilang noise di video call, hingga akselerasi tools generatif di Adobe Creative Suite. Jadi, AI-nya bukan cuma gimmick, tapi tulang punggung performa. Kalau kamu penasaran bagaimana chip AI bisa mengubah lanskap komputasi, coba baca juga ulasan mendalam tentang chip AI terbaru Nvidia.

Namun, di balik semua keajaiban AI ini, ada satu hal yang AI tidak bisa lakukan: berpikir kritis dan berkreasi dari nol. AI itu seperti asisten rumah tangga yang sangat rajin dan efisien, tapi kaku. Dia bisa membersihkan rumah dengan sempurna jika diberi instruksi, tapi dia tidak akan tahu cara mendekorasi ruang tamu agar terasa ‘hangat’ tanpa arahanmu. Sama halnya, AI bisa membantumu merangkum dokumen atau membuat draft email, tapi inti dari strategi bisnis, empati terhadap pelanggan, dan sentuhan personal tetap membutuhkan kecerdasan Majikan manusia. Jadi, jangan biarkan AI membuatmu malas berpikir, ya!

Desain yang Nggak Kaleng-Kaleng (dan Nggak Pura-Pura Kuat)

Begitu diangkat dari kotaknya, kamu akan langsung merasakan kualitas build premium Asus ExpertBook Ultra. Casing-nya terbuat dari magnesium alloy dengan lapisan keramik ‘Jet Fog’ yang memberikan kesan tangguh sekaligus elegan. Beratnya hanya 0.99 kg (tanpa adapter), sangat ringan untuk laptop dengan durabilitas MIL-STD-810H-rated. Ini berarti, laptop ini siap menghadapi ‘perjalanan dinas’ yang sedikit lebih brutal dari sekadar pindah meja.

Layar 14 inci OLED 3K dengan rasio aspek 16:10 ini bukan cuma tajam, tapi juga Pantone Validated. Ini fitur langka untuk laptop bisnis, yang berarti akurasi warnanya luar biasa. Jadi, kalau Majikan butuh editing foto atau video dadakan, laptop ini nggak akan kompromi soal warna. Layar sentuh dan dukungan Windows 11 Pro juga menambah fleksibilitas navigasi. Sayangnya, port konektivitas agak minimalis: dua Thunderbolt 4, dua USB 3.2 Gen 2 Type-A, dan satu HDMI 2.1 TMDS. Cukup, tapi jangan harap bisa colok semua dongle secara bersamaan.

Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Review Tools.

Fitur & Performa: SSD Sekencang Rudal, AI Sepintar Asisten Pribadi

Selain CPU dan GPU yang gahar, laptop ini juga punya RAM 32GB LPDDR5x (sayangnya, soldered alias tidak bisa di-upgrade, jadi pilih yang tepat dari awal!) dan SSD 2TB PCIe Gen 4 NVMe. Angka read speed SSD 14.001 MB/s itu adalah rekor personal saya untuk laptop atau mini PC yang pernah diuji. Kecepatan ini bukan cuma jargon, tapi benar-benar terasa saat membuka aplikasi berat atau memindahkan file video berukuran raksasa.

Laptop ini juga datang dengan software bawaan Asus seperti MyExpert (chatbot asisten AI) dan Expert Guardian (untuk manajemen perangkat di tingkat enterprise). Ini fitur yang sangat berguna untuk Majikan yang punya ‘kerajaan’ sendiri dan butuh kontrol penuh atas perangkat karyawannya. Perlindungan layar dengan Corning Gorilla Glass dan Gorilla Glass Victus memastikan layar minim pantulan dan tahan banting. Dan soal suara, speaker downward-firing dengan Dolby Atmos cukup mumpuni untuk presentasi atau sekadar menikmati musik di perjalanan.

Dalam pengujian, Asus ExpertBook Ultra ini melibas semua aplikasi Microsoft Office tanpa jeda. Bahkan saat dihubungkan ke monitor 4K eksternal, performanya tetap stabil. Ketika beralih ke Adobe Premiere Pro dan Photoshop dengan footage 4K dan file PSD 500MB, laptop ini tetap tenang, tanpa lagging atau thermal throttling berarti. Bahkan game berat macam Indiana Jones and the Great Circle, Hogwarts Legacy, atau Cyberpunk 2077 bisa dimainkan dengan mulus, meskipun bukan di setelan grafis paling tinggi.

Ini membuktikan, laptop bisnis ini punya ‘otot tersembunyi’ yang bisa diandalkan Majikan yang mungkin sesekali ingin sedikit ‘bermain’ atau menyelesaikan proyek kreatif.

Integrasi AI di hardware sangat terasa perbedaannya. Contohnya, saat menggunakan fitur generatif AI di Adobe Photoshop, hasilnya lebih cepat dan lebih akurat dibandingkan dengan mengandalkan layanan cloud pada laptop non-AI. Ini jadi bukti nyata bahwa AI yang terintegrasi di hardware memang membawa dampak signifikan.

Meskipun laptop ini kuat, perlu diingat juga mengapa laptop bisnis AI butuh RAM lebih besar jika ingin memaksimalkan potensi AI-nya untuk beban kerja yang sangat intensif di masa depan.

Dengan semua kecanggihan AI yang ditanamkan, Majikan harusnya bisa makin dominan. Tapi dominasi ini butuh ilmu! Jangan sampai kamu cuma jadi pengguna pasif. Kuasai AI-mu, jadi Majikan sejati. Kami punya AI Master yang akan membantumu mengendalikan AI, bukan sebaliknya. Atau, kalau kamu Majikan kreatif yang ingin hemat budget, Creative AI Pro bisa jadi senjatamu untuk bikin konten berkualitas tinggi tanpa perlu banyak drama.

Kesimpulan: Kuda Hitam di Arena Bisnis

Asus ExpertBook Ultra 2026 ini adalah kuda hitam yang sangat tangguh di pasar laptop bisnis. Dengan performa yang luar biasa, desain yang menawan, dan integrasi AI yang cerdas, ia menawarkan nilai yang sepadan dengan harganya yang premium. Ia bukan sekadar laptop untuk kerja, tapi sebuah pusat komputasi mobile yang siap menunjang Majikan modern dalam segala aspek. Memang, jumlah portnya tidak banyak dan opsi upgrade tidak ada, tapi dengan kekuatan yang disediakannya, laptop ini akan setia menemanimu bertahun-tahun.

Pada akhirnya, Asus ExpertBook Ultra 2026 ini memang laptop impian para Majikan yang haus kekuatan dan efisiensi. Dia cepat, cerdas, dan bisa diandalkan. Tapi ingat, hardware tercanggih sekalipun hanyalah tumpukan komponen mati tanpa akalmu yang menekan tombol ‘on’. Jadi, jangan sampai terpesona sampai lupa kalau kamu adalah penguasa, bukan babu teknologi.

Omong-omong, apakah laptop ini bisa mencuci piring? Belum dicoba. Tapi kalau bisa, harga segitu sih langsung bungkus!

Sumber Berita: Artikel ini dirangkum dari sumber asli di “TechRadar”

Gambar oleh: Alastair Jennings via TechRadar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *