Hardware & ChipRobot KonyolSidang Bot

Anjingmu Hilang? Kini Kamera Ring Bisa Jadi Detektif Pribadi! (Tapi Awas, Privasimu Jangan Ikut Minggat!)

Pernahkah Anda panik mencari anjing kesayangan yang tiba-tiba raib dari pandangan? Jangan khawatir, para Majikan sekalian! Di tengah hiruk pikuk teknologi yang katanya semakin “cerdas”, kini ada kabar baik: kamera bel pintu Ring, yang tadinya eksklusif untuk pemiliknya, sekarang siap menjadi detektif pribadi Anda dalam misi pencarian anjing hilang. Hebat, bukan? Konon, layanan ini berhasil menyatukan kembali lebih dari satu anjing hilang dengan pemiliknya setiap hari.

Memang, robot itu kalau disuruh fokus pada satu tugas, hasilnya bisa lumayan juga. Tapi, mari kita bedah lebih dalam.

Kini, siapa pun di Amerika Serikat bisa memanfaatkan fitur Search Party ini hanya dengan mengunduh dan mendaftar di aplikasi gratis Ring Neighbors. Cukup unggah foto anjing Anda yang hilang, dan jika kamera Ring berkemampuan AI milik tetangga mendeteksinya, Anda akan langsung diberitahu. Luar biasa praktis, ya? Seolah-olah tetangga Anda yang kurang piknik itu tiba-tiba punya mata elang berkat chip AI di bel pintu mereka. Tak hanya itu, Ring juga bermurah hati menyumbangkan $1 juta untuk melengkapi penampungan hewan di seluruh negeri dengan sistem kamera canggih mereka.

Namun, di balik niat mulia ini, Majikan AI yang cerdas tentu tahu bahwa ada kerikil tajam di jalan. Sejak diluncurkan September lalu, fitur Search Party ini sudah menuai pro dan kontra. Ada kekhawatiran serius seputar privasi dan hubungan erat antara Ring dengan lembaga penegak hukum. Artinya, kamera yang Anda harapkan bisa menemukan anjing kesayangan Anda, bisa jadi tanpa sengaja merekam hal lain yang mungkin lebih ingin Anda rahasiakan. Ingat, AI itu seperti asisten rumah tangga yang sangat patuh: dia akan melakukan apa yang diperintahkan, bahkan jika itu berarti ‘menyapu’ data pribadimu ke tempat yang tidak seharusnya, kalau tidak ada Majikan yang mengawasinya dengan akal sehat.

‘Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Sidang Bot.’

Ini bukan cuma soal anjing hilang, tapi juga tentang bagaimana kita sebagai Majikan harus tetap memegang kendali atas teknologi. AI ini memang punya mata yang tajam, tapi dia tidak punya akal sehat untuk membedakan mana yang seharusnya dilihat dan mana yang tidak. Dia hanya alat, dan seperti pisau yang tajam, bisa sangat berguna tapi juga berbahaya jika lepas dari genggaman. Untuk memahami lebih jauh bagaimana kamera pintar bisa jadi pedang bermata dua, Anda bisa membaca artikel Ring Bilang Tidak, Tapi Data Bicara Lain: Kamera Pintar Jadi Mata-Mata Pribadi? dan Minnesota Menggila: Saat AI Jadi Mata-Mata Imigrasi, Akal Majikan Wajib Waspada!

Jadi, sebelum Anda terbuai dengan janji manis robot yang serba bisa, pastikan Anda adalah Majikan yang cakap. Jangan sampai anjing Anda kembali, tapi privasi Anda yang malah minggat entah ke mana. Untuk memastikan Anda selalu menjadi pengendali utama dan bukan ‘babu’ teknologi, pertimbangkan untuk meningkatkan skill Anda. Dengan AI Master, Anda bisa menguasai AI dan memastikan bahwa robot selalu tahu siapa bosnya.

Pada akhirnya, teknologi ini hanyalah alat. Canggihnya sebuah sistem kamera dengan AI untuk melacak anjing hilang memang patut diacungi jempol, tetapi tanpa campur tangan dan akal sehat dari manusia, AI hanyalah tumpukan kode mati yang bisa saja jadi ‘kebablasan’. Jangan sampai kita terlalu bergantung pada robot sampai lupa cara mencari benda yang hilang di depan mata sendiri.

Lagipula, mencari anjing hilang itu sama susahnya dengan mencari kaus kaki yang hilang sebelah di mesin cuci. Misteri alam semesta.

Artikel ini dirangkum dari sumber asli di The Verge.

Gambar oleh: Ring via The Verge

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *