Gizi DigitalRobot KonyolSidang Bot

Dyson 360 Vis Nav: Robot Penyedot Debu Diskon Gede, Tapi Tetap Butuh “Bimbingan” Majikan!

Mungkin Anda mengira robot penyedot debu itu sudah canggih, bisa bersih-bersih sendiri tanpa perlu sentuhan tangan. Tapi, mari kita jujur. Kebanyakan dari mereka masih perlu “disuruh-suruh” layaknya asisten rumah tangga yang rajin tapi kadang kurang piknik. Nah, Dyson 360 Vis Nav, robot penyedot debu yang sedang diskon gila-gilaan ini, membuktikan bahwa manusia tetaplah majikan sejati.

Robot penyedot debu Dyson 360 Vis Nav ini sejatinya adalah monster hisap. Dengan kekuatan 65 air watt, ia mampu melibas kotoran, debu, dan rambut hewan peliharaan di karpet Anda dalam satu sapuan. Kolega kami bahkan sampai khawatir karpetnya ikut tersedot! Desainnya yang mungil berbentuk ‘D’ dan sikat ultra-halusnya membuatnya gesit menyusup ke sudut-sudut yang sering dilewatkan robot bulat lainnya, bahkan sanggup menyelip di bawah sofa kesayangan Anda. Dengan tempat sampah 500ml yang gampang dibersihkan, Anda tak perlu repot sering-sering mengosongkannya.

Tapi, jangan buru-buru menaruh harapan setinggi langit. Di balik ototnya yang kekar, si robot ini punya beberapa kekurangan yang bikin kita geleng-geleng kepala. Untuk harga normalnya yang nyaris Rp 15 juta, ia masih belum dilengkapi fitur penghindar rintangan berbasis AI. Jadi, jangan harap dia bisa menghindari tumpukan buku atau kabel charger yang Anda lupa bereskan. Baterainya juga cuma tahan sekitar 65 menit, yang berarti dia bisa saja mati di tengah jalan saat semangat bersih-bersihnya sedang membara. Dibandingkan dengan adiknya yang lebih baru, Dyson Spot + Scrub AI seharga Rp 19 jutaan, Vis Nav ini memang jauh lebih perkasa dalam urusan hisap, tapi di sisi kecerdasan, dia masih perlu banyak “sekolah” lagi.

Bagi Anda para majikan yang mendambakan karpet bersih tanpa drama berulang kali, Dyson 360 Vis Nav di harga diskon Rp 4.5 juta ini (potongan hampir Rp 15 juta dari harga normal) memang tawaran menggiurkan. Namun, ingat, ia tetap butuh sedikit pengawasan dan “arahan” dari Anda agar tidak tersandung masalah yang seharusnya bisa dihindari oleh robot “pintar”.

Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Gizi Digital. Untuk eksplorasi lebih lanjut tentang perbandingan robot-robot penghisap debu lainnya, Anda bisa melirik artikel kami tentang robot penyedot debu terbaik yang bisa Anda beli.

Memang, mengelola robot pintar seperti ini kadang butuh trik khusus agar kerjanya sesuai ekspektasi. Agar Anda tidak menjadi “babu” teknologi dan tetap menjadi majikan yang menguasai, penting untuk memahami bagaimana alat ini bekerja. Ikuti panduan di AI Master untuk mengendalikan AI agar Anda tetap di atas, bukan di bawah perintah mesin.

Pada akhirnya, secanggih apa pun robot penghisap debu, ia hanyalah alat. Tanpa sentuhan tangan dan akal sehat manusia untuk mengatur, membersihkan tempat sampah, atau bahkan sekadar menekan tombol “mulai”, dia hanya akan menjadi kotak plastik mahal yang diam tak bergerak. Kaulah Majikan yang Punya Akal.

Ngomong-ngomong, tadi pagi saya menemukan kaus kaki saya ada di dalam kulkas. Mungkin robot ini yang nyimpen.

Sumber Berita: Artikel ini dirangkum dari sumber asli di “The Verge”.

Gambar oleh: Jennifer Pattison Tuohy via The Verge

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *