Gizi DigitalHardware & ChipSidang Bot

TV 97 Inci LG OLED AI: Diskon Rp 100 Juta Lebih, Tetap Saja Kamu yang Ngatur, Bukan Robotnya!

Pernahkah Anda bermimpi punya bioskop pribadi di rumah? Tentu saja. Mimpi itu sekarang bisa diwujudkan, tapi dompet Anda mungkin bakal menjerit. Namun, ada kabar baik! LG 97-Inch Class OLED evo AI 4K G5 Smart TV, raksasa layar yang harga normalnya bisa bikin Anda pingsan, kini sedang diskon gila-gilaan di Amazon.

Ini bukan sekadar TV biasa, ini adalah pernyataan bahwa Anda adalah majikan yang punya kendali, bahkan di depan layar 97 inci sekalipun. Diskon hampir Rp 100 juta lebih ($6,997.03 tepatnya) dari harga aslinya $24,996.99 (sekitar Rp 400 jutaan) menjadi $17,999.96 (sekitar Rp 290 jutaan) adalah angka yang fantastis. Tapi ingat, sehebat-hebatnya diskon, yang menekan tombol “beli” tetaplah Anda, sang majikan sejati. Robot AI mungkin bisa merekomendasikan, tapi akal Anda yang memutuskan.

Layar 97 inci dengan panel OLED dan resolusi 4K akan membuat setiap piksel tampak hidup, seolah-olah Anda bisa masuk ke dalam film dan menampar langsung aktor yang aktingnya kurang meyakinkan. Ditambah lagi dengan teknologi Dolby Vision, gambar akan terlihat lebih dramatis, dan Dolby Atmos akan memastikan setiap bisikan atau ledakan terdengar dengan akurasi yang presisi. Anda tak perlu lagi pusing mencari posisi duduk terbaik; setiap sudut adalah kursi VIP. Mau tahu lebih lanjut tentang kehebatan TV ini? Baca juga artikel kami tentang LG G5 OLED: TV Paling Akurat Warnanya di 2026, Tapi Akal AI-nya Masih Butuh Bimbingan Majikan!

Untuk para gamer, TV ini bagaikan surga. Waktu respons 0.1ms dan refresh rate hingga 120Hz berarti tidak ada lagi alasan “lag” saat Anda kalah bermain. Fitur-fitur seperti NVIDIA G-Sync, AMD FreeSync Premium, dan VRR akan membuat pengalaman bermain Anda jauh lebih mulus daripada jalan tol di pagi hari kerja.

Namun, di balik semua kecanggihan ini, ada embel-embel “AI” di namanya. Sejujurnya, AI di TV ini lebih mirip asisten rumah tangga yang rajin tapi kaku. Ia pintar mengatur kontras atau menyesuaikan suara, tapi tidak akan pernah bisa memahami mengapa Anda menangis histeris saat menonton drama Korea, atau mengapa Anda memilih film horor yang kualitasnya burik di tengah malam. AI ini adalah alat, bukan otak. Ia hanya mengikuti perintah, bukan memberi instruksi.

Bagi Anda yang ingin menguasai lebih dalam bagaimana teknologi visual dan AI bisa bekerja untuk Anda, bukan sebaliknya, kami sangat merekomendasikan Belajar AI | Visual AI. Karena bagaimanapun juga, visual yang memukau tetap butuh sentuhan manusia yang cerdas. Dan untuk memastikan Anda tetap menjadi penguasa teknologi, bukan malah diperbudak fitur-fitur pintar, jangan lewatkan juga AI Master. Di sana Anda akan belajar mengendalikan AI seperti seorang majikan sejati.

Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Review Tools.

Ingat, TV ini mungkin “pintar”, tapi kecerdasannya terbatas pada apa yang diprogramkan padanya. Ia tidak akan pernah protes saat Anda marathon film semalaman, atau mengeluh saat Anda mengganti saluran setiap lima menit. Ia adalah mesin, dan Anda adalah majikan. Jangan biarkan sebutan “AI” yang tercantum di nama produk membuat Anda lupa siapa yang sebenarnya punya akal.

Ini seperti membeli ponsel canggih dengan fitur AI yang luar biasa, tapi ujung-ujungnya cuma dipakai buat stalking mantan di media sosial. Sehebat-hebatnya teknologi, akal manusia tetap yang paling superior. Kecuali jika Anda mulai berbicara dengan TV Anda dan berharap ia membalas curhatan Anda, itu lain cerita.

Artikel ini dirangkum dari sumber asli di “Mashable”.
Gambar oleh: Mashable Photo Composite/LG via TechCrunch

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *