Meta Quest 3S Diskon Gila-gilaan + Batman Gratis! Akal Majikan Diuji: Benar Hemat, atau Cuma Terlena Janji Manis VR?
Para majikan teknologi sekalian, persiapkan dompet dan akal sehat Anda! Meta, yang strateginya di dunia VR belakangan ini agak “kurang piknik” dengan PHK massal di Reality Labs dan penghentian konten Supernatural, kini muncul lagi dengan tawaran yang bikin geleng-geleng kepala. Mereka mendiskon Meta Quest 3S seharga $249 (potongan $50!) dan yang lebih mencengangkan, Anda dapat game Batman: Arkham Shadow GRATIS. Ini kesempatan emas, atau cuma umpan manis robot agar Anda terjerat ekosistem mereka? Mari kita bedah!
Meta Quest 3S versi 128GB ini sebenarnya perangkat entry-level yang cukup menarik. Bayangkan, Anda mendapatkan prosesor Qualcomm Snapdragon XR2 Gen 2 yang sama persis dengan Quest 3 yang jauh lebih mahal. Ini seperti punya otak Ferrari tapi bodi Kijang lama; performa dijamin tetap ngebut, meskipun resolusi layar dan kualitas optik masih setara dengan Quest 2. Tenang saja, fitur passthrough full-color-nya tetap ada, jadi Anda bisa melihat dunia nyata tanpa perlu repot melepas headset. Dan yang paling penting, datang dengan kontroler Touch Plus milik Quest 3 yang lebih nyaman di genggaman.
Lalu, apa yang membuat ini menarik bagi Majikan AI? Ini adalah bukti bahwa AI, sekalipun canggih, tetap tunduk pada hukum pasar dan strategi bisnis manusia. Meta butuh pengguna baru, dan diskon besar adalah caranya. AI di balik Quest 3S memang hebat dalam memproses grafis dan melacak gerakan, memungkinkan Anda bermain game seperti Batman: Arkham Shadow atau Maestro dengan mulus. Bahkan, Anda bisa streaming game Xbox via Game Pass atau menghubungkannya ke PC gaming untuk bermain game SteamVR seperti Half-Life: Alyx.
Tapi ingat, secanggih-canggihnya Quest 3S, ia tetaplah alat. Ia tidak bisa memilihkan game yang sesuai dengan suasana hati Anda, atau memahami mengapa Anda mungkin lebih memilih menghabiskan waktu di dunia nyata daripada berburu penjahat di Gotham virtual. Itulah ranah akal Majikan: membuat pilihan, menimbang prioritas, dan tidak sekadar tergiur angka diskon.
Selain itu, ada juga beberapa ‘godaan’ lain yang patut diwaspadai:
- Anda bisa membeli Little Nightmares III seharga $23.94 — harga terendah baru dengan diskon $16 — untuk Nintendo Switch di Amazon. Woot juga menjual versi Xbox Series X seharga $19.99 (diskon $20). Untuk pertama kalinya dalam seri puzzle-platformer horor atmosferik ini, sekuel 2025 memperkenalkan dua protagonis, keduanya mencoba melarikan diri dari lokasi baru yang menakutkan bernama The Spiral. Game ini juga menambahkan online co-op, memungkinkan dua orang bermain bersama, atau pendamping yang dikendalikan AI akan bergabung dengan Anda dalam mode single-player-nya.
- Headphone over-ear Nothing Headphone 1 sedang diskon seharga $239 (diskon $60) di Amazon dan langsung dari Nothing, menyamai harga terbaiknya. Desain transparan perusahaan yang menarik perhatian tidak mengurangi fitur. Mereka memiliki peredam bising aktif yang solid, tombol gaya dayung yang unik untuk mengontrol musik, dan bantalan telinga mewah yang membuatnya lebih nyaman dipakai daripada salah satu headphone peredam bising favorit kami, Sony WH-1000XM6. Baca ulasan kami.
- Apple Crossbody Strap resmi sedang diskon mulai dari $26.98 (diskon $33) untuk warna tan di Amazon, yang merupakan harga terendah baru. Warna lain didiskon, termasuk strap hitam yang lebih murah dari sebelumnya seharga $35.17 (diskon $24). Strap ini terbuat dari benang PET daur ulang, dan dirancang untuk menjaga ponsel Anda tetap aman dan mudah diakses. Panjangnya dapat disesuaikan, dan mudah dipasang ke casing iPhone terbaru, termasuk casing bumper iPhone Air, casing silikon iPhone 17, serta casing silikon dan TechWoven iPhone 17 Pro dan Pro Max.
AI mungkin bisa menganalisis jutaan data untuk menemukan diskon terbaik, tapi hanya Majikan yang tahu apakah diskon itu memang sebuah kebutuhan atau hanya hasrat sesaat. Apakah Anda akan membiarkan algoritma belanja mengendalikan dompet Anda? Atau Anda akan menjadi Majikan yang bijak, mengambil alih kendali penuh? Kendalikan AI agar kamu tetap menjadi Majikan, bukan babu teknologi, dengan AI Master!
Selain itu, untuk para majikan yang ingin benar-benar menguasai ranah visual di dunia VR, ini adalah saat yang tepat. Menguasai visual AI akan membuat Anda tidak kalah canggih dari robot itu sendiri. Pelajari lebih lanjut tentang Belajar AI | Visual AI!
Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Gizi Digital.
Kita bisa melihat bagaimana Meta berusaha menarik pengguna ke dunia VR mereka. Meski ada ketidakpastian, harga yang menarik ini bisa jadi pintu gerbang bagi Majikan yang ingin mencoba. Namun, penting untuk diingat bahwa teknologi, seberapa pun imersifnya, hanyalah pelengkap pengalaman manusia. AI dalam game tidak akan pernah bisa menggantikan interaksi sosial yang nyata, atau kepuasan saat Anda sendiri yang menekan tombol “beli” karena memang membutuhkannya, bukan karena robot menyuruh.
Belum lagi ada diskon menggiurkan lainnya, seperti yang pernah kita bahas di artikel AirPods Pro 3 Diskon Gede: Saatnya Akal Majikan Beraksi, Bukan Cuma Jadi Babu Diskon! atau Diskon Gila-gilaan Samsung Buds FE, JBL, dan Kindle: Ketika Robot Jualan Murah, Akal Majikan Jangan Sampai Tumpul!, yang membuktikan bahwa AI bisa jadi tukang jualan yang handal, tapi akal Majikan lah yang menentukan.
Pada akhirnya, Meta Quest 3S dengan harga miring dan bonus Batman ini hanyalah sekumpulan chip dan piksel yang menunggu Majikan dengan akal sehat untuk menghidupkannya. Tanpa jemari Anda menekan tombol “on”, ia hanyalah hiasan. AI memang hebat, tapi akal manusia tetap penguasa tertinggi. Sebab, AI hanyalah alat, kitalah majikan yang punya akal.
Omong-omong, sudahkah Anda mencabut charger laptop setelah baterai penuh? Atau masih membiarkan listrik terbuang sia-sia karena terlalu sibuk dengan dunia virtual?
Sumber Berita: Artikel ini dirangkum dari sumber asli di “The Verge”.
Gambar oleh: The Verge via TechCrunch