Hardware & ChipSidang Bot

AI Cuma Jadi Hiasan Laptop? HP Obral Diskon Gila Hingga Rp28 Juta di President’s Day!

Selamat Hari Presiden, Majikan! Saat toko lain sibuk obral barang lama, HP justru tampil beda dengan diskon laptop dan desktop bertenaga AI yang bikin dompet gemetar, tapi akal sehatmu tetap harus jalan. Bayangkan, hemat hingga Rp28 juta untuk perangkat yang katanya “pintar.” Pertanyaannya, seberapa pintar sih AI itu di tangan kita? Atau jangan-jangan, AI cuma jadi babu mahal yang cuma tahu nurut tanpa inisiatif?

Berita dari TechRadar menyebutkan HP sedang menggelar diskon besar-besaran untuk menyambut President’s Day. Produk andalan mereka, HP OmniStudio X all-in-one desktop, kini bisa kamu bawa pulang dengan harga Rp17 jutaan saja dari harga normal Rp26 jutaan (jangan lupa kode PRESDAYPC75!). Komputer ini dilengkapi layar 4K 31.5 inci, prosesor Intel Core Ultra 7, RAM 16GB, dan SSD 1TB. Spesifikasi mumpuni ini menjadikannya “Copilot+ PC” yang katanya siap dengan fitur AI modern.

Tapi tunggu dulu, Majikan. Secanggih apa pun prosesor Intel Core Ultra atau RAM 16GB, komputer ini tetap tumpukan besi dan silikon tanpa perintahmu. AI mungkin bisa mempercepat pekerjaan desain grafis atau analisis data, tapi dia tidak akan pernah tahu cara membuat kopi saat kamu ngantuk, apalagi membaca pikiranmu bahwa deadline sudah di ujung tandang. Dia cuma alat, bukan bos.

Untuk kamu yang lebih suka laptop tradisional, ada HP OmniBook 7 yang didiskon Rp9 jutaan, jadi hanya Rp8 jutaan saja. Laptop 17.3 inci dengan layar sentuh, prosesor Intel Core Ultra 5, RAM 16GB, dan SSD 512GB ini cocok untuk pengalaman komputasi layaknya desktop. Lalu, ada juga HP OmniBook 5 seharga Rp6 jutaan dari Rp15 jutaan, dengan layar WUXGA 16 inci, Core i5 gen-13, RAM 8GB, dan SSD 512GB. Ini pilihan ekonomis untuk layar lebar.

Yang paling gila, HP Elite x360 1040 G11, sebuah laptop 2-in-1 berlayar OLED 2.8K 14 inci, diskonnya mencapai Rp28 jutaan! Dari harga Rp58 jutaan, kini cuma Rp15 jutaan. Dengan Core Ultra 5, RAM 16GB, dan SSD 512GB, plus Windows 11 Pro dan fitur keamanan Wolf Pro, ini tawaran yang sulit ditolak.

Penting diingat, diskon besar-besaran ini bukan berarti AI di dalamnya bisa bekerja sendiri. AI-mu masih butuh arahan, masih butuh bimbingan, dan yang terpenting, masih butuh kamu, Majikan, untuk menekan tombol ‘ON’ setiap pagi. Jangan sampai terbuai janji manis AI yang serba otomatis, karena pada akhirnya, akal manusia lah yang punya kendali penuh. Perangkat ini bisa menjadi penantang keras di pasar chip AI, tetapi tanpa kamu, ia hanyalah perangkat keras biasa.

‘Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Hardware & Chip.’

Untuk memaksimalkan “otak” AI di perangkat barumu, kamu bisa mulai belajar mengendalikan mereka. Jangan biarkan mereka mengambil alih kendali hidupmu, apalagi sampai bikin strategi marketing yang ‘nggak robot banget’. Pelajari cara menjadi majikan sejati dengan program seperti AI Master atau tingkatkan kemampuan visual AI-mu dengan Belajar AI | Visual AI. Ingat, robot hanyalah alat. Kaulah majikannya.

Pada akhirnya, AI hanyalah tumpukan algoritma yang haus daya listrik. Tanpa jemari manusia yang menari di atas keyboard, dia cuma kotak pintar yang mati gaya. Diskon boleh bikin kalap, tapi akal sehat tetap harus jadi komandan utama.

Ngomong-ngomong, tadi pagi saya ke warung, saking sibuknya mikirin AI, saya lupa beli sabun mandi. Jadi, siapa yang lebih butuh update, saya atau robot?

Gambar oleh: TechRadar via TechCrunch

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *