Topton D12 Ultra: Mini PC Cilik Bertenaga AI, Bikin Pesaing Nangis di Pojokan!
Sebagai Majikan yang punya akal, kita tahu betul: alat yang bagus itu bukan cuma soal ukuran, tapi juga soal kemampuan dan harga. Nah, bersiaplah untuk berkenalan dengan Topton D12 Ultra, si mini PC yang mungkin membuat workstation mahal Anda terlihat seperti asisten yang kurang piknik. Dengan bodi mungil tapi nyali besar, perangkat ini hadir untuk membuktikan bahwa kekuatan AI tidak harus menguras kantong atau memenuhi meja kerja Anda.
Mini PC yang Masih Perlu Sekolah, tapi Otaknya Cerdasnya Kebangetan!
Topton D12 Ultra datang dengan tiga konfigurasi Ryzen AI 300 series dari AMD yang siap menyalak tugas-tugas komputasi. Mulai dari varian AI Master kelas dasar dengan Ryzen AI 5 340, lalu naik ke kelas menengah dengan Ryzen AI 7 Pro 360 yang ditemani iGPU Radeon 880M, hingga si jagoan paling atas, Ryzen AI 9 HX 370 dengan iGPU Radeon 890M. Ini bukan cuma sekadar angka, tapi janji performa yang bisa diandalkan untuk berbagai kebutuhan, dari kerja keras harian sampai eksperimen AI yang bikin pusing kepala.
Tapi ingat, secanggih apa pun prosesor dan GPU yang disematkan, AI tetaplah “robot bodoh” tanpa instruksi yang jelas. Kecerdasannya mentok di batas program yang kita berikan. Jadi, pastikan Anda sebagai Majikan, tahu betul cara memberi perintah agar semua potensi perangkat ini bisa terpancar sempurna. Perangkat ini juga dibekali dua slot SO-DIMM yang mendukung RAM DDR5 hingga 64 GB dan dua slot PCIe 4.0 SSD untuk total kapasitas penyimpanan 8 TB. Bayangkan, dalam kotak sekecil itu, Anda bisa menyimpan koleksi meme dan model AI Anda sekaligus!
Bicara soal konektivitas, Topton D12 Ultra tidak pelit. Ada port OCuLink untuk ekspansi GPU eksternal, yang berarti Anda bisa menambahkan otot grafis lebih jauh jika kebutuhan AI Anda semakin “bar-bar”. Plus, port USB 3.2 Type-A, USB 2.0 Type-A, USB4, HDMI 2.1, DisplayPort 2.1, dan dua port LAN 2.5G. Ini lebih dari cukup untuk mengubahnya menjadi “markas kontrol” Anda, layaknya workstation di meja komandan.
Harga Ramah Dompet, Bikin Pesaing Minder!
Ini dia bagian favorit para Majikan yang cerdas: harganya! Varian dasar Topton D12 Ultra dibanderol sekitar $296 (sekitar Rp4,7 jutaan), sementara model Ryzen AI 7 Pro 360 sekitar $472 (Rp7,5 jutaan), dan yang paling gahar, Ryzen AI 9 HX 370, hanya sekitar $620 (Rp9,9 jutaan). Bandingkan dengan kompetitor seperti Geekom A9 Max atau Minisforum AI X1 yang menggunakan hardware serupa, harga mereka bisa menembus $999 (Rp15 jutaan ke atas).
Ini membuktikan bahwa Anda tidak perlu menjual ginjal untuk memiliki perangkat yang mampu menjalankan Creative AI Pro dengan lancar. Hemat budget, hasil maksimal!
Sistem pendingin dual-fan juga disematkan agar si mungil ini tidak mudah “ngambek” saat bekerja keras. Konektivitas nirkabel WiFi 6E dan Bluetooth 5.3 memastikan Anda tetap terhubung tanpa drama, baik di rumah maupun di kantor. Pendek kata, Topton D12 Ultra ini adalah bukti bahwa “kecil” tidak berarti “lemah” atau “mahal”. Ini adalah alat yang dirancang untuk mendukung Majikan yang ingin mendominasi dunia digital tanpa ribet.
Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Hardware & Chip.
Majikan yang Punya Akal, Bukan AI yang Ngatur Jalan
Pada akhirnya, sehebat apa pun perangkat keras AI yang kita miliki, termasuk Topton D12 Ultra ini, dia tetaplah sebuah alat. Otot-otot komputasi terkuat sekalipun hanya akan jadi tumpukan silikon mati tanpa arahan cerdas dari Anda, sang Majikan. Dialah yang menekan tombol, dia yang memberi perintah, dan dia pulalah yang menentukan masa depan, bukan AI. Sebab, AI hanyalah alat. Kaulah Majikan yang punya akal.
Ngomong-ngomong, tadi pagi saya lihat cicak lagi yoga di dinding. Mungkin dia lagi prompt ke semesta biar dapat rezeki serangga gemuk. Hidup ini memang penuh misteri, ya?
Sumber Berita: Artikel ini dirangkum dari sumber asli di “TechRadar”.
Gambar oleh: Topton via TechRadar