Gizi DigitalRobot KonyolSidang BotSoftware SaaS

Robot Penyedot Debu Diskon Gila-gilaan: Dyson Turun Harga, Tapi Akal AI-nya Masih Perlu Belajar!

Para Majikan AI sekalian, bersiaplah! Ada kabar gembira (dan sedikit menggelitik) dari dunia perabot rumah tangga. Siapa sangka, di tengah hiruk pikuk AI yang katanya mau mengambil alih segalanya, kita masih bisa melihat robot-robot lucu yang butuh bimbingan. Kali ini, sorotan jatuh pada Dyson 360 Vis Nav Robot Vacuum yang harganya terjun bebas, diskon hampir 75 persen! Ini kesempatan emas bagi Anda untuk memiliki asisten rumah tangga yang rajin, meski otaknya masih perlu sedikit ‘kursus tambahan’.

Bagi majikan yang cerdas, tawaran ini bukan sekadar diskon, melainkan sebuah studi kasus menarik tentang bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi yang ‘setengah matang’ sekalipun. Robot penyedot debu ini, yang dulu sempat jadi primadona untuk karpet tebal, kini bisa Anda bawa pulang hanya dengan $279.99 dari Woot, dengan garansi dua tahun pula. Ingat, ini adalah harga terendah sepanjang masa. Lumayan kan, robot sekelas Dyson dengan harga semurah robot kelas ekonomis!

Secara kekuatan, Dyson 360 Vis Nav ini memang jagoan. Dengan daya isap 65 air watt, dua kali lipat dari kebanyakan robot sejenis, dia bisa melibas karpet setebal apapun tanpa ampun. Kuat menanjak rintangan hingga 21 milimeter dan sikat rolnya yang besar sangat efisien membersihkan sudut-sudut ruangan. Ditambah lagi, kapasitas penampung debunya yang 500ml itu besar dan mudah dibersihkan. Ibarat asisten rumah tangga, dia ini tipe pekerja keras yang suka angkat beban berat.

Namun, di balik kegagahan itu, ada kenyataan pahit yang harus kita telan. Robot ini tidak dilengkapi fitur AI penghindar rintangan canggih. Artinya, dia tidak akan bisa membedakan antara kaus kaki kesayangan Anda dengan kotoran di lantai. Hasilnya? Risiko tersandung dan terjebak di rumah sendiri itu tinggi. Bayangkan, robot yang katanya canggih, tapi masih perlu diajari etika dasar navigasi seperti anak TK yang baru belajar jalan. Ini membuktikan, seberapa pun kuat ‘otot’ sebuah AI, kalau ‘otaknya’ kurang piknik, tetap saja perlu pengawasan ekstra dari sang majikan. Masih perlu sekolah lagi ini robot!

Baca juga artikel menarik lainnya di kategori Sidang Bot.

Bicara soal kendali, kami selalu menekankan bahwa akal majikan harus lebih unggul dari robot yang paling pintar sekalipun. Karena apa? Karena robot itu hanya alat, Anda lah majikannya! Ingat, bahkan gadget yang nempel di jari pun tetap butuh akal manusia. Jika Anda ingin tahu bagaimana cara mengendalikan teknologi cerdas agar tidak malah balik mengendalikan Anda, mungkin sudah saatnya mengasah skill Anda dengan AI Master. Jangan sampai Anda punya robot canggih, tapi Anda sendiri yang jadi babu teknologinya.

Selain Dyson, ada juga penawaran menarik lainnya. Ada Google TV Streamer (4K) yang didiskon di Amazon dan Best Buy seharga $79.99. Ini solusi cerdas bagi Anda yang TV-nya belum cukup “pintar.” Tapi ingat, secanggih apapun rekomendasi streaming dari AI Google, pada akhirnya jari Anda juga yang memutuskan mau nonton apa. AI hanyalah pelayan, bukan pembuat keputusan.

Dan yang paling unik, ada set Lego Balrog dari Lord of the Rings yang diskon $111.76. Jujur saja, tidak ada AI yang terlibat di sini. Ini murni kesenangan manusia merakit balrog api dari Middle-earth. Terkadang, kita hanya butuh sedikit kesenangan “kuno” tanpa embel-embel “kecerdasan buatan” yang seringkali malah bikin pusing. Ini seperti permen setelah makan siang, tidak ada tujuan lain selain membuat Anda bahagia.

Intinya, di tengah semua kemajuan dan diskon gila-gilaan ini, satu hal yang tidak boleh Anda lupakan: tanpa sentuhan, perintah, dan akal sehat dari seorang manusia, semua perangkat canggih ini hanyalah tumpukan komponen mati. Kaulah Majikan yang punya akal, bukan robot bodoh itu.

Artikel ini dirangkum dari sumber asli di “The Verge”.

Gambar oleh: The Verge

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *